Kritikus Angkat Bicara

Published Date: June 9th, 2006
Category: Opini

Gempa 27 Mei 2006 yang melanda Yogya dan Jawa Tengah rupanya mendapat perhatian yang cukup banyak dari masyarakat intelek/non-intelek Indonesia, mulai dari milister, blogger, bahkan cendikiawan sibuk angkat bicara dan menganalisis sana-sini tentang gempa Yogya. Bahkan seorang dukunpun dengan analisis supranatural kelas mistik memberikan sebuah jawaban tentang gempa tersebut.

Wajar memang apabila melihat sudut pandang mereka (Orang Indonesia) ketika menganalisis sebuah kejadian yang telah terjadi, ribuan komentar mengalir deras dari beberapa sudut pandang yang berbeda. Seorang blogger bilang kalau gempa Yogya terjadi akibat timbukan lempeng, analisis tersebut datang dari analisis beberapa ahli gempa. Seorang Ulama bilang kalau gempa terjadi akibat murkanya Tuhan terhadap manusia yang semakin sombong, dan seorang dukun mengatakan kalau gempa terjadi akibat tidak harmonisnya hubungan Keraton Yogyakarta dengan penguasa Laut Selatan, dan seorang provokator bilang kalau gempa Yogya disebabkan karena masyarakat lupa memberikan sesajen kepada penguasa Laut Selatan. Lantas siapa yang benar?

Kita lupakan sejenak pendapat mereka, mari kita memikirkan bagaimana caranya untuk mengembalikan Yogya dan sebagian Jawa Tengah kembali seperti biasa, tanpa embel-embel tertentu dan tanpa pamrih apapun, itulah yang lebih baik untuk dilakukan. Biarlah orang lain melakukan manuver kesana kemari atau biarlah orang lain mengeluarkan kritikan terhadap langkah pihak tertentu dalam menganggulangi gempa di Yogya. Yang jelas apapun motif dan tujuannya, biarkanlah. Toh Yogya tidak akan bisa pulih hanya dengan kritikan dan pendapat. Yogya hanya bisa pulih dari uluran tangan ikhlas kita semua.

Kembalilah Yogyaku seperti sedia kala.

Leave a Reply

(required)

(required)